Sabtu, 08 September 2012

Ilmu Ekonomi dalam Hubungan Internasional


Mengapa Kita Perlu Mempelajari Ilmu Ekonomi Dalam Program Studi Ilmu Hubungan Internasional?
                Seperti dapat kita ketahui bahwa program studi hubungan internasional adalah program studi yang tidak hanya membahas tentang bagaimana suatu negara melakukan kerjasama dengan negara lainnya, melainkan program studi hubungan internasional adalah program studi yang membahas segala aspek sosial masyarakat dari mulai politik, sosial, ekonomi, budaya, lingkungan hidup dan segala aspek lainnya yang sangat erat hubungannya dengan kehidupan manusia sehari-hari.
                Sedangkan ilmu ekonomi adalah ilmu sosial yang membahas tentang cara masyarakat memanfaatkan sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhannya saat ini dan kebutuhannya dimasa yang akan datang.
                Mengapa ilmu ekonomi sangat perlu untuk dipelajari karena ilmu ini akan mengantarkan masyarakat untuk mulai memahami permasalahan yang ada disekitarnya. Aspek ekonomi begitu sangat berpengaruh terhadap kehidupan karena manusia tidak dapat terlepas dari kebutuhan-kebutuhan untuk menyambung hidupnya.
                Kebutuhan itu tidak terlepas dari sifat manusia yang pada jaman sekarang sudah menuju kepada sifat yang konsumerisme, artinya manusia sekarang menjadi lebih konsumtif. Hal ini menyebabkan suatu permasalahan baru dalam kehidupan manusia yaitu kelangkaan.
                Kelangkaan terjadi ketika sumber daya atau alat pemuas kebutuhan manusia yang terbatas tidak dapat memenuhi semua kebutuhan manusia yang jumlahnya tidak terbatas, sehingga tidak semua kebutuhan manusia dapat terpenuhi.
                Permasalahan diataslah yang menjadikan dasar penting untuk mempelajari ilmu ekonomi agar kebutuhan manusia dapat terpenuhi walaupun sumber dayanya terbatas. Salah satu caranya adalah dengan menggantikan sumber daya dengan barang substitusi. Barang substitusi disini artinya adalah suatu barang yang dapat menggantikan fungsi dari suatu barang lainnya.
                Contoh permasalahannya adalah ketika terjadi kekeringan panjang di suatu daerah yang menyebabkan para petani padi di daerah tersebut mengalami gagal panen, dengan terjadinya gagal panen padi menyebabkan kelangkaan beras untuk dikonsumsi. Barang substitusi sangat bermanfaat dalam mengatasi permasalahan tersebut. Kelangkaan akan teratasi dengan cara petani mengganti padi dengan menanam singkong selama musim kemarau berlangsung. Dengan begitu kelangkaan beras yang terjadi dipasaran dapat teratasi dan masyarakat memiliki alternatif lain dengan membeli singkong sebagai bahan makanan pokok selama beras masih mengalami kelangkaan di pasar.
                Selain masalah kelangkaan, masalah kekurangan lowongan kerjapun menjadi salah satu permasalahan ekonomi yang saat ini dapat jelas terasa. Dengan sedikitnya lowongan pekerjaan menyebabkan banyak masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan, dengan tidak memiliki pekerjaan masyarakat menjadi tidak memiliki penghasilan, karena penghasilan tidak dimiliki masyarakatpun tidak dapat memenuhi kebutuhannya.
                Ilmu ekonomi sangat membantu masyarakat untuk menghadapi permasalahan seperti ini, dalam ekonomi kita akan menemukan sebuah hal yang disebut barang. Barang disini memiliki pengertian segala sesuatu yang dapat memuaskan kebutuhan manusia. Barang dibagi menjadi dua, ada yang disebut barang tangible (kongkrit) atau yang biasa kita sebut sebagai barang dan ada juga barang intangible (abstrak) yang biasa disebut jasa.
                Dengan mengetahui hal diatas dapat memacu masyarakat untuk berfikir lebih kreatif, sehingga walaupun lowongan pekerjaan pada saat ini sangat sulit untuk didapatkan tetapi masyarakat bisa mendapatkan penghasilan dengan cara membuat suatu barang produksi baru, baik berupa barang ataupun berupa jasa. Sehingga yang tadinya masyarakat sibuk mencari pekerjaan menjadi lebih bermanfaat karena masyarakat dapat membantu dengan membuat lapangan pekerjaan.
                Ilmu ekonomi membuat masyarakat menjadi sumber daya manusia yang lebih berkualitas, karena ilmu ekonomi membuat masyarakat lebih berfikir kreatif dalam menghadapi masalah perekonomian yang terjadi maupun yang akan terjadi.
                Seperti yang disebutkan di awal paragraf tadi bahwa ilmu ekonomi merupakan salah satu aspek dalam program studi hubungan internasional. Dalam hubungan internasional permasalahan perekonomian yang dihadapi bukan hanya yang terjadi dalam wilayah lingkungan sendiri tetapi lebih luas lagi karena mencakup semua permasalahan ekonomi yang terjadi di dunia. Seperti mengapa pada saat ini terjadi krisis ekonomi di eropa, mengapa krisis di amerika serikat dapat berdampak padahal negara-negara lain, dan masih banyak lagi.
                Dengan mempelajari ilmu ekonomi dalam hubungan internasional kita dapat menghadapi permasalahan ekonomi dunia dan dengan segera mencari alternatif cara untuk mengatasinya sehingga tidak terlalu berdampak buruk terhadap negara kita sendiri.
                Selain itu, tidak semua negara memiliki kebutuhan yang sama. Seperti ketika Belanda melarang perdagangan internasional antara Indonesia dengan negara lain. Pada saat itu terjadi kelangkaan obat-obatan dan bahan makanan di Indonesia, maka Indonesia secara diam-diam melakukan pertukaran obat-obatan dan bahan makanan dengan bahan pakaian dengan negara India. Kejadian diatas merupakan contoh dari sistem barter (penukaran) yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan. Ilmu ekonomi berupa barterlah yang digunakan pihak Indonesia dalam memenuhi kebutuhannya, dan ini telah memberi contoh mengapa ilmu ekonomi penting untuk dipelajari dalam program studi hubungan internasional.
                Kita tahu bahwa program studi hubungan internasional banyak menghasilkan diplomat ataupun orang yang berkerja di perusahaan mutinasional, maka dari itu ilmu ekonomi sangat penting untuk dipelajari dalam program studi ini. Bayangkan saja apabila ada lulusan hubungan internasional yang menjadi duta besar Indonesia dan mendapatkan tugas untuk menjadi perwakilan presiden republik Indonesia dalam membicarakan hubungan kerjasama antara Indonesia dengan negara Prancis, sedangkan duta besar itu tidak ahli dalam bidang ekonomi karena pada saat dia kuliah di program studi hubungan internasional dia tidak mempelajari tentang ilmu ekonomi, bisa-bisa hubungan kerjasama ekonomi mungkin saja terjadi namun akan merugikan negara Indonesia.
                Maka dari itu ilmu ekonomi sangat penting untuk dipelajari dalam program studi hubungan internasional agar kedepannya lulusan dari program studi ini dapat ikut berpartisipasi memberikan solusi khususnya negaranya sendiri dalam menghadapi permasalahan ekonomi dunia yang terjadi ataupun yang akan terjadi, karena bagaimanapun kegiatan ekonomi adalah salah satu aspek dalam kegiatan hubungan internasional suatu negara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar